Headline

Angka kecelakaan meningkat 220% selama mudik

Berita ini dikutip dari harian jakarta pos tahun lalu dimana data menunjukan bahwa setiap tahunnya tingkat kecelakaan dalam berkendaran selalu meningkat saat-saat menjelang hari H-1 lebaran.

berikut berita yang di kupas data kecelakaan tahun lalu 2011

JAKARTA (Pos Kota) – Menjelang H-1 Lebaran Kementerian Perhubungan mencatat, jumlah penumpang mencapai 7.251.850 pemudik yang menggunakan semua moda transportasi. Angka ini belum termasuk pemudik yang pulang menumpang kendaraan pribadi.

Namun   dari jumlah pemudik tersebut telah terjadi peningkatan jumlah angka kecakaan lalulintas pada arus mudik 2011 hingga 198 persen jika dibandingkan pada kecelakaan periode tahun lalu.

Posko Angkutan Lebaran Terpadu Kementerian Perhubungan bahkan mencatat jumlah kecelakaan 2.217. Padahal tahun lalu jumlah kecelakaan hanya 743 peristiwa.

Selain korban jiwa,  kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 7,5 miliar. Jumlah itu meningkat tajam 220 persen dari tahun lalu yang hanya Rp2.350.207.500. “Jadi terjadi kenaikan sebesar 220 persen”.

Petugas pengawas Harian Posko Terpadu Kemenhub, Bambang Tjahjono menjelaskan kerugian materil terbesar terjadi pada H-4, yang mencapai hampir Rp2 miliar. Sedangkan pada tahun tahun lalu kerugian material terbesar terjadi pada H-6 dengan nilai Rp646 juta.

KORBAN MENINGKAT

Akibat meningkatnya angka kecelakaan menyebabkan korban jiwa yang tewas 345 orang atau meningkat 140 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 144 orang.

Sedangkan yang menderita luka berat  tercatat pada tahun ini 564 orang dan tahun lalu hanya 198 orang atau meningkat 185 persen dari tahun sebelumnya. Untuk luka ringan tahun ini 381 orang dan tahun lalu hanya 138 orang meningkat 264 orang.

Ada delapan jenis kecelakaan yang biasa terjadi saat mudik lebaran. tabrakan depan atau “adu banteng”, tahun lalu terjadi 79 kasus tahun ini 81 kasus.

Kecelakaan tunggal disebabkan mengantuk dan mengendarai sepeda motor lebih dari dua orang, yang menjadi penyebab utama kecelakaan yakni tahun lalu 25 kasus,  tahun ini hanya 16 kasus.

Tabrakan depan-samping, tahun  2010 mencapai 44 kasus, tahun ini meningkat 68 kasus. Tbrakan depan-belakang  tahun 2010 mencapai 30 kali dan 2011 sebanyak 37 kali.

Kecelakaan tabrak manusia juga tercatat cukup tinggi. Pada tahun 2010 sebanyak 38 kali dan tahun 2011 sudah terjadi 40 kali.

Kecelakaan paling banyak adalah karena berboncengan lebih dari satu orang. Pada tahun 2010 berjumlah 99 orang dan tahun 2011 berjumlah 104 orang.

Peringkat kedua adalah mengantuk dimana pada tahun 2010 mencapai 49 orang dan 2011 sebanyak 88 orang. Kelaikan kendaraan urutan ketiga dimana tahun 2010terjadi 35 kasus  tahun 2011 sebanyak 32 kasus. (dwi/dms)

sumber : http://poskota.co.id/berita-terkini/2011/08/31/meningkat-220-angka-kecelakaan-selama-mudik-lebaran

Related posts:

What Next?

Related Articles